Mitos Keliru Tentang Penyakit Amandel

amandel

Penyakit amandel paling sering menyerang anak-anak usia 5 sampai 15 tahun. Sebagian besar masyarakat Indonesia hingga kini masih meyakini berbagai mitos berkaitan dengan penyakit amandel, salah satunya anak kecil tidak operasi amandel. Benarkah demikian?

 

“Banyak orang bahkan dokter umum selain dokter THT percaya bahwa operasi amandel harus di atas 6 tahun. Padahal operasi amandel tidak berpengaruh terhadap usia. Banyak mitos keliru tentang penyakit amandel yang beredar di masyarakat, antara lain:

 

Mitos 1, operasi amandel hanya boleh dilakukan pada anak  yang usianya telah mencapai 6-7 tahun. Faktanya, menurut para ahli tidak ada batasan umur dalam keputusan operasi amandel. Namun, penyembuhan amandel secara alami lebih dianjurkan daripada melakukan operasi amandel.

 

Mitos 2, penyakit amandel hanyalah penyakit ringan dan tidak membahayakan. Faktanya, menurut para ahli walaupun kebanyakan infeksi amandel tidak mengancam jiwa, tetapi bila kuman penyebabnya streptococcus beta hemoliticus, dapat menimbulkan komplikasi penyakit jantung dan ginjal yang sangat berbahaya

Mitos 3, amandel selalu berfungsi sebagai penyaring kuman, sehingga tidak boleh dioperasi.

Faktanya, menurut para ahli fungsi penyaring kuman pada amandel yg telah menjadi sarang kuman sangat minimal bahkan tidak ada lagi. Peran penyaring kuman masih dapat digantikan oleh organ  penyaring kuman lainnya di sekitar tenggorok. Kelenjar getah bening diseluruh tubuh berfungsi untuk menyaring kuman.

 

Mitos 4, operasi amandel adalah operasi kecil yang tidak ada risiko sama sekali

Faktanya, menurut para ahli, semua operasi memiliki resiko operasi baik sebelum, saat dan sesudah operasi.  operasi amandel adalah operasi didaerah jalan nafas yang tentu saja ada resiko  yang dapat ditimbulkan seperti perdarahan setelah operasi, penutupan jalan nafas dan sebagainya.

 

Demikianlah artikel tentang Mitos Keliru Tentang Penyakit Amandel Yang Perlu Anda Ketahui. Semoga mengaca dari beberapa mitos keliru ini, Anda bisa melakukan perbaikan pemahaman tentang amandel. Semoga artikel ini bermanfaat.